Tips Mencuci Baju Agar Wangi dan Bersih

Baju yang nyaman di pakai tidak hanya dengan pemilihan bahan yang tepat, faktor kewangian baju juga merupakan salah satu syarat baju yang nyaman. Karena jika baju berbau tidak enak, teman-teman di sekitar pun juga terganggu, sehingga kita tidak merasa nyaman menggunakan baju tersebut.

Tujuan utama mencuci pakaian setelah dikenakan adalah membersihkannya dari kotoran, keringat, dan debu. Mendapatkan hasil cucian yang wangi dan lembut seharusnya menjadi prioritas kedua. Dengan kehadiran inovasi berbagai produk deterjen yang dirancang lengkap dengan bahan pewangi, tujuan membersihkan dan mengharumkan pakaian bisa dicapai bersamaan. Sekali mencuci, pakaian menjadi bersih dan wangi.

cara-mudah-membuat-pakaian-tetap-wangi.original

Cara mencuci pakaian agar wangi tidak hanya tergantung pada produk yang Anda pakai, tetapi juga faktor-faktor lain selama proses mencuci tersebut. Jadi, proses untuk mendapatkan hasil cucian yang bersih dan wangi dimulai sejak Anda memilih deterjen atau cairan pengharum cucian, mengeluarkan cucian dari mesin cuci, sampai mengeringkannya.

Jenis Pewangi Baju

Mengharumkan pakaian bisa dilakukan dengan berbagai produk, tetapi hanya deterjen dan cairan pewangi cucian yang khusus dirancang untuk mengharumkan pakaian tanpa merusak kain. Anda bisa memilih deterjen saja atau melengkapinya dengan cairan pewangi cucian terpisah. Beberapa varian deterjen bahkan sudah menyatukan pelembut/pewangi cucian di dalamnya. Parfum, deodoran, kolonye, dan bedak bukanlah pewangi pakaian. Produk-produk ini dirancang untuk kulit manusia dan tidak semestinya digunakan pada pakaian. Pemakaiannya pada kain berpotensi menimbulkan noda dan merusaknya.

ty82v

Bagaimana dengan kapur barus dan semprotan setrika? Kapur barus merupakan penyerap kelembapan di dalam lemari pakaian dan pengusir ngengat pakaian, bukan pewangi baju. Justru sebaliknya, pakaian sebaiknya dijaga supaya sebisa mungkin tidak menangkap bau kapur barus. Pemakaian semprotan setrika secara tidak tepat bisa membuat pakaian kembali menjadi lembap setelah disetrika sehingga berpotensi menjadi lahan pertumbuhan jamur ketika disimpan.

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *